|
Tarian Cakalele
|
Cakalele merupakan tarian tradisional Maluku yang dimainkan oleh sekitar 30 laki-laki dan perempuan. Para penari laki-laki mengenakan pakaian perang yang didominasi oleh warna merah dan kuning tua. Di kedua tangan penari menggenggam senjata pedang parang di sisi kanan dan.. selengkapnya
|
|
Upacara Adat Pukul Sapu
|
Berbagai acara ditaja oleh umat Islam di Nusantara untuk memeriahkan Hari Raya Idul Fitri setelah sebulan lamanya menunaikan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan. Salah satu di antaranya adalah upacara adat Pukul Sapu yang digelar oleh masyarakat yang bermastautin di Desa Morella dan Desa.. selengkapnya
|
|
Tari Orlapei
|
Tarian ini adalah tarian penyambutan para tamu kehormatan pada acara-acara Negeri/Desa di Maluku Tengah. Pada umumnya menggambarkan suasana hati yang gembira dari seluruh masyarakat terhadap kedatangan tamu kehormatan di Negeri/Desa-nya, dan menjadi ungkapan Selamat Datang. Kombinasi pola lantai dan gerak serta rithem.. selengkapnya
|
|
Tari Loliyana
|
Tari Loliyana atau tari Panen Lola adalah tari kreasi yang mengangkat Upacara Panen Lola ke dalam bentuk pertunjukan dengan berpatokan pada tradisi dan kebudayaan masyarakat Kepulauan Teon Nila Serua.Dalam bahasa penduduk setempat Loliyana adalah kata umum yang dipakai untuk pekerjaan mengumpulkan salah satu.. selengkapnya
|
|
Tari Bambu Gila
|
Maluku seringkali identik dengan suara indah dan nyanyian serta tarian. Banyak penyanyi, pemusik dan penari yang berasal dari Maluku. Maluku memang erat sekali dengan tradisi bermain musik serta tari-menari. Jika ingin mengenal Maluku maka perlu juga mengenal tarian tradisionalnya yang beraneka.. selengkapnya
|
|
Benteng Belgica
|
Benteng Belgica pada awalnya adalah sebuah benteng yang dibangun oleh bangsa Portugis pada abad 16 di Pulau Neira, Maluku. Lama setelah itu, di lokasi benteng Portugis tersebut kemudian dibangun kembali sebuah benteng oleh VOC atas perintah Gubernur Jendral Pieter Both pada tanggal 4 September 1611. Benteng.. selengkapnya
|